Tampilkan postingan dengan label Strategi Pembelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Strategi Pembelajaran. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Januari 2013

Posted by Unknown On Kamis, Januari 03, 2013


METODE SIMULASI 



1.       Pengertian dan Tujuan
Dalam masa orde baru sebelum masa reformasi sering kita dengar penggunaan simulasi dalam penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila). Simulasi dijadikan sebagai salah satu metode pengajaran untuk menirukan keadaan sebenarnya ke dalam situasi buatan misalnya seorang guru yang mensimulasikan pergerakan bulan mengitari matahari. Simulasi juga menjadi penting manakala menumpuk pertumbuhan peran dan rasa harga diri (self-esteem) atau kebanggaan dalam kehidupan si anak, lebih-lebih untuk anak usia sekolah dasar pada kelas-kelas rendah.
Metode simulasi diartikan sebagai cara penyajian pengajaran dengan menggunakan situasi tiruan untuk menggambarkan situasi sebenarnya agar diperoleh pemahaman tentang hakekat suatu konsep, prinsip atau keterampilan tertentu. 
Posted by Unknown On Kamis, Januari 03, 2013


METODE EKSPERIMEN 



1.       Pengertian dan Tujuan
Eksperimen atau percobaan adalah suatu tuntutan dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar menghasilkan suatu produk yang dapat dinikmati masyarakat secara aman.  Eksperimenpun dilakukan orang agar diketahui kebenaran suatu gejala dan dapat menguji dan mengembangkannya menjadi suatu teori.
Metode eksperimen atau percobaan diartikan sebagai cara belajar mengajar yang melibatkanb peserta didik dengan mengalami dan membuktikan sendiri proses dan hasil percobaan itu.
Posted by Unknown On Kamis, Januari 03, 2013


 METODE DEMONSTRASI 


1.       Pengertian dan Tujuan
Metode demonstrasi digunakan guru untuk memperagakan atau menunjukan suatu prosedur yang harus dilakukan peserta didik yang tidak dapat dijelaskan hanya dengan kata-kata saja. Metode demonstrasi diartikan sebagai cara penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukan kepada peserta didik suatu proses, situasi atau benda tertentu yang sedang dipelajari baik dalam bentuk sebenarnya maupun dalam bentuk tiruan yang dipertunjukkan oleh guru atau sumber belajar lain yang memahami atau ahli dalam topik bahasan yang harus didemonstrasikan.
Posted by Unknown On Kamis, Januari 03, 2013


METODE PEMBERIAN TUGAS 

1.       Pengertian dan Tujuan
Metode pemberian tugas atau penugasan diartikan sebagai suatu cara interaksi belajar mengajar yang ditandai dengan adanya tugas dari guru untuk dikerjakan peserta didik di sekolah ataupun di rumah secara perorangan atau berkelompok.
Tujuan dari penggunaan metode penugasan adalah untuk merangsang anak untuk aktif belajar baik secara individual maupun kelompok.
Posted by Unknown On Kamis, Januari 03, 2013


METODE KERJA KELOMPOK 


1.       Pengertian dan Tujuan
Metode kerja kelompok adalah metode mengajar dengan mengkondisikan peserta didik dalam suatu group atau kelompok sebagai satu kesatuan dan diberikan tugas untuk dibahas dalam kelompok tersebut. Karena itu guru dituntut untuk mampu menyediakan bahan-bahan pelajaran yang secara manipulasi mampu melibatkan anak bekerjasama dan berkolaborasi dalam kelompok.
Penerapan metode kerja kelompok menuntut guru untuk dapat mengelompokan peserta didik secara arif dan proporsional. Pengelompokkan peserta didik dalam suatu kelompok dapat didasarkan pada: (a) fasilitas yang tersedia; (b) perbedaan individual dalam minat belajar dan kemampuan belajar; (c) jenis pekerjaan yang diberikan; (d) wilayah tempat tinggal peserta didik; (e) jenis kelamin; (f) memperbesar partisipasi peserta didik dalam kelompok; dan (g) berdasarkan pada loter/random.
Posted by Unknown On Kamis, Januari 03, 2013


    METODE DISKUSI 

1.       Pengertian dan Tujuan
Penggunaan metode diskusi dalam kerangka pendekatan DAP sebenarnya bukan saja sebagai salah satu cara menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik yang bersifat problematis, tetapi juga melatih anak dalam kehidupan sehari-hari untuk mengembangkan keterampilan berkomunikasi dan membentuk kompetensi-kompetensi sosial yang dibutuhkan.
Metode diskusi diartikan sebagai siasat “penyampaian” bahan pengajaran yang melibataktifkan peserta didik untuk membicarakan dan menemukan alteratif pemecahan suatu topik bahasan yang bersifat problematis. 
Posted by Unknown On Kamis, Januari 03, 2013


METODE TANYA JAWAB


1.       Pengertian dan tujuan
Metode tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam proses belajar mengajar melalui interaksi dua arah atau “two way traffic” dari pendidik bertanya kepada peserta didik atau sebaliknya peserta didik bertanya pada pendidik agar diperoleh jawaban kepastian materi melalui jawaban lisan pendidik atau peserta didik.
Dalam metode tanya jawab, pendidik dan peserta didik sama-sama aktif. Namun demikian keaktifan peserta didik patut mendapat perhatian yang sungguh-sungguh sehingga hal itu tidak harus banyak bergantung pada keaktifan pendidik. Karena itu, pendidik tidak hanya dituntut untuk menguasai tehnik-tehnik bertanya dan jenis-jenis pertanyaan, tetapi juga semangat tinggi di dalam membangun situasi yang kondusif bagi terjadinya diskusi.
Posted by Unknown On Kamis, Januari 03, 2013


METODE MENGAJAR CERAMAH

A.      LATAR BELAKANG
Proses belajar mengajar merupakan interaksi yang dilakukan antara guru dengan peserta didik dalam suatu situasi pendidikan atau pembelajaran untuk mewujudkan apa yang ditetapkan.  Metode merupakan cara-cara yang ditempuh guru untuk menciptakan situasi pembelajaran yang benar-benar menyenangkan dan mendukung bagi kelancaran proses belajar dan tercapainya prestasi belajar anak yang memuaskan. Sunaryo (1995) menunjukkan adanya pola dasar yang menadi rujukan dalam rangka implementasi  ini, yaitu :
1.       Guru secara tepat dan langsung merespon kebutuhan dan keinginan si anak dan menyesuaikan respon tersebut atas keragaman gaya dan kecakapan individual. Respon ini diekspresikan guru secara hangat dan menunjukkan adanya pemahaman orang dewasa atas diri anak.
2.       Berbagai kesempatan disediakan guru untuk peserta didik mengembangkan kemampuan berkomunikasi seperti halnya mendengarkan, menggunakkan bahasa, mengekspresikan keinginan/gagasan/wawasan/pemecahan masalah dll.